Polisi Perketat Prokes untuk Pengunjung Kepulauan Seribu, Ada Tes di Dermaga【59163 skor instan】

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Bar Post NBA

"Rata-rata wisatawan yang datang per hari bisa mencapai 440 orang ke Kepulauan Seribu," imbuhnya.

Kawasan Kepulauan Seribu menjadi salah satu destinasi liburan wisatawan. Namun liburan kali ini wisatawan tidak bisa sebebas dulu karena ada aturan protokol kesehatan yang harus dijalani setiap wisatawan yang hendak berkunjung ke pulau-pulau di Kepulauan Seribu.

Adapun objek wisata di Kepulauan Seribu yang menjadi favorit wisatawan ada di delapan titik, yakni Pulau Untung Jawa, Pulau Pari, Pulau Tidung, Pulau Lancang, Pulau Pramuka, Pulau Panggang, Pulau Harapan, dan Pulau Kelapa.

Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Eko Wahyu Fredian mengatakan pengetatan protokol kesehatan itu untuk mencegah penularan virus Corona (COVID-19).

Warga yang reaktif COVID-19 disarankan tidak melanjutkan perjalanan wisata dan diminta memeriksakan diri lebih lanjut ke pelayanan kesehatan.

-

Di sisi lain, Polres Kepulauan Seribu juga mendirikan delapan titik Kampung Tangguh Jaya dalam rangka menekan angka COVID-19. Kasus aktif COVID-19 di wilayah Kepulauan Seribu saat ini sudah menurun.

"Hasil yang dicapai adalah berhasil menekan kasus aktif COVID-19 dari tertinggi 152 orang pada 23 Januari 2021 menjadi delapan kasus per 11 Maret 2021," tandasnya.

Selain itu, petugas membagikan masker kepada warga dan wisatawan yang berkunjung. Para warga dan wisatawan diimbau tetap menggunakan masker selama berada di luar rumah.

"Dalam rangka menekan penyebaran COVID-19, kami dari jajaran Polres Kepulauan Seribu memperketat protokol kesehatan, salah satunya dengan pengecekan suhu tubuh dan rapid test antigen kepada wisatawan maupun kepada warga," jelas AKBP Eko Wahyu Fredian dalam keterangannya, Jumat (12/3/2021).

Adapun pemeriksaan dilakukan di pintu-pintu masuk dermaga dan pelabuhan kedatangan maupun keberangkatan. Pemeriksaan dilakukan oleh petugas gabungan dari Polres Kepulauan Seribu, Polsek, Koramil, Satpol PP, dan tenaga kesehatan setempat.

"Jadi wisatawan yang datang ke lokasi wisata tersebut dilakukan pengecekan swab antibodi dan antigen, baik di dermaga/pelabuhan kedatangan dan keberangkatan," katanya.