Berita PKNH FIS | Universitas Negeri Yogyakarta「Rangkaian Liga Eropa Basket」

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Bar Post NBA

Laboratorium Pendidikan Kewarganegaraan dan Hukum UNY telah melaksanakan Diskusi Internal Pertama dengan tema pembahasan yaitu Pembelajaran Dalam Jaringan dan Pengaruhnya terhadap Kualitas Pendidikan Nasional. Diskusi internal pertama tersebut dilaksanakan pada Jumat, 18 Desember 2020 melalui ruang virtual Googlemeet. Diskusi dipandu oleh Awang Nakulanang dengan dihadiri oleh 18 pengurus laboratorium dengan harapan mampu menambah dan memperluas wawasan pengurus Laboratorium PKnH tentang isu-isu terkini. Garis besar diskusi ini adalah didapati fakta bahwa pembelajaran Dalam Jaringan atau Daring telah secara nyata berpengaruh dalam penurunan kualitas pendidikan nasional. Pengaruh tersebut disebabkan kondisi sosial, ekonomi, budaya, dan geografis Indonesia yang sangat beragam dan masih sangat perlu upaya-upaya perbaikan. Secara mendadak dan serba terbatas, seluruh insan dan institusi pendidikan di seluruh pelosok Tanah Air dihadapkan pada kondisi krisis yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Kondisi pembelajaran yang tidak ideal bagi sebagian besar masyarakat Indonesia ini telah menyebabkan adanya learning loss. Learning Loss menurut The Education and Development Forum (2020) diartikan sebagai situasi dimana peserta didik kehilangan pengetahuan dan keterampilan baik umum atau khusus, atau kemunduran secara akademis yang terjadi karena kesenjangan yang berkepanjangan atau ketidakberlangsungan proses pendidikan. Perlu penyesuaian dan kebijakan-kebijakan yang serius untuk menyelesaikan berbagai masalah terkait menurunnya kualitas pendidikan nasional akibat pembelajaran dalam jaringan di tengah situasi Pandemi COVID-19 yang masih belum pasti kapan berakhirnya ini.

menurut The Education and Development Forum (2020) diartikan sebagai situasi dimana peserta didik kehilangan pengetahuan dan keterampilan baik umum atau khusus, atau kemunduran secara akademis yang terjadi karena kesenjangan yang berkepanjangan atau ketidakberlangsungan proses pendidikan. Perlu penyesuaian dan kebijakan-kebijakan yang serius untuk menyelesaikan berbagai masalah terkait menurunnya kualitas pendidikan nasional akibat pembelajaran dalam jaringan di tengah situasi Pandemi COVID-19 yang masih belum pasti kapan berakhirnya ini. Tags: 

Wed, 2021-10-13 12:59

Wed, 2021-10-13 12:56

Laboratorium Pendidikan Kewarganegaraan dan Hukum UNY telah melaksanakan rapat internal dengan agenda pemaparan deskripsi dan program kerja selama satu periode kepengurusan laboratorium. Rapat tersebut dilaksanakan pada Kamis, 17 Desember 2020 secara virtual melalui Googlemeet dan dihadiri oleh seluruh Pengurus Laboratorium PKNH UNY. Rapat dipandu oleh Awang Nakulanang selaku Ketua Harian dengan pembahasan yang menyeluruh dan tuntas terkait ketugasan dan kinerja laboratorium PKNH UNY pada umumnya. Para ketua harian dan kepala bidang diberikan waktu untuk menjelaskan program kerja yang akan dilaksanakan selama setahun kepengurusan dengan memperhatikan situasi Pandemi COVID-19. Seluruh pengurus laboratorium juga dapat turut memberikan kritik, saran, dan masukan atas pemaparan program kerja tersebut. Hasil akhir dari musyawarah mengenai program kerja tersebut telah dapat diterima dengan baik oleh seluruh pengurus dan kemudian dilaporkan kepada Kepala Laboratorium PKNH UNY.

Laboratorium Pendidikan Kewarganegaraan dan Hukum UNY telah melaksanakan Diskusi Internal Pertama dengan tema pembahasan yaitu Pembelajaran Dalam Jaringan dan Pengaruhnya terhadap Kualitas Pendidikan Nasional. Diskusi internal pertama tersebut dilaksanakan pada Jumat, 18 Desember 2020 melalui ruang virtual Googlemeet. Diskusi dipandu oleh Awang Nakulanang dengan dihadiri oleh 18 pengurus laboratorium dengan harapan mampu menambah dan memperluas wawasan pengurus Laboratorium PKnH tentang isu-isu terkini. Garis besar diskusi ini adalah didapati fakta bahwa pembelajaran Dalam Jaringan atau Daring telah secara nyata berpengaruh dalam penurunan kualitas pendidikan nasional. Pengaruh tersebut disebabkan kondisi sosial, ekonomi, budaya, dan geografis Indonesia yang sangat beragam dan masih sangat perlu upaya-upaya perbaikan. Secara mendadak dan serba terbatas, seluruh insan dan institusi pendidikan di seluruh pelosok Tanah Air dihadapkan pada kondisi krisis yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. Kondisi pembelajaran yang tidak ideal bagi sebagian besar masyarakat Indonesia ini telah menyebabkan adanya

Laboratorium Pendidikan Kewarganegaraan dan Hukum UNY telah melaksanakan Diskusi Internal Keempat dengan tema pembahasan yaitu Kontroversi Hilangnya Frasa Agama dalam Draf Peta Jalan Pendidikan Indonesia. Diskusi internal keempat tersebut dilaksanakan pada Senin, 15 Maret 2021 melalui ruang virtual Googlemeet. Diskusi dipandu oleh Isna Nur Hudatul Hasanah dengan dihadiri oleh 19 pengurus laboratorium dengan harapan mampu menambah dan memperluas wawasan pengurus Laboratorium PKnH tentang isu-isu terkini. Garis besar diskusi ini membahas mengenai hilangnya frasa “Agama” dalam draf Peta Jalan Pendidikan Indonesia untuk lima belas tahun mendatang. Sebagaimana disampaikan pengurus laboratorium PKNH UNY dalam diskusi, bahwa apa yang terjadi tersebut bertentangan dengan Ayat 5 Pasal 31 Undang-Undang Dasar 1945 yang mengamanatkan bahwa Pemerintah memajukan IPTEK dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia. Dalam diskusi juga ditemukan fakta bahwa ternyata sudah banyak pihak yang kaget, mepertanyakan, hingga melakukan protes atas kontroversi tersebut, seperti Majelis Ulama Indonesia, Komisi X DPR RI, hingga berbagai partai politik seperti PPP dan PKS. Kemendikbud sebagaimana dibahas dalam diskusi tersebut telah melakukan klarifikasi, bahwa draf tersebut memanglah belum bersifat final. Kemendikbud masih terus melakukan penyempurnaan dengan memperhatikan masukan, kritiik, dan saran dari berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Tanah Air.

Laboratorium Pendidikan Kewarganegaraan dan Hukum UNY telah melaksanakan Diskusi Internal Kedua dengan tema pembahasan yaitu Kebijakan Kampus Mengajar – Kampus Merdeka oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Diskusi internal kedua tersebut dilaksanakan pada 22 Februari 2021 melalui ruang virtual Googlemeet. Diskusi dipandu oleh Heri Cahyono dengan dihadiri oleh 20 pengurus laboratorium dengan harapan mampu menambah dan memperluas wawasan pengurus Laboratorium PKnH tentang isu-isu terkini. Dalam pembahasan yang terjadi dalam diskusi tersebut, kampus mengajar yang menjadi bagian dari kebijakan kampus merdeka yang digagas oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dengan Nadiem Makarim sebagai menterinya merupakan sebuah inovasi baru dalam dunia pendidikan dan patut dikaji tentang sisi psoitif dan negatifnya. Kampus merdeka memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengasah dan mengembangkan pengetahuan dan keterampilannya sesuai bakat dan minat dengan terjun langsung ke lapangan sebagai persiapan karir dan masa depannya. Sedangkan kampus mengajar merupakan bagian program kampus merdeka yang memberikan kesempatan bagi para mahasiswa yang lolos seleksi untuk ditempatkan pada Sekolah Dasar dan Menengah Pertama guna fokus melakukan penguatan literasi dan numerasi dan menguatkan keahlian para mahasiswa melalui pengalaman nyata di lapangan. Kebijakan tersebut sejatinya sangat perlu diapresiasi, namun beberapa pihak juga menganggap bahwa perlu penyesuaian-penyesuaian terlebih dahulu baik secara yuridis maupun praktis sebelum kebijakan ini benar-benar dilaksanakan.

Laboratorium Pendidikan Kewarganegaraan dan Hukum UNY telah melaksanakan Diskusi Internal Ketiga dengan tema pembahasan yaitu Konflik Dualisme Partai Demokrat sebagai Dinamika Politik Bangsa. Diskusi internal ketiga tersebut dilaksanakan pada Senin, 08 Maret 2021 melalui ruang virtual Googlemeet. Diskusi dipandu oleh Aland Aryaguna dengan dihadiri oleh 20 pengurus laboratorium dengan harapan mampu menambah dan memperluas wawasan pengurus Laboratorium PKnH tentang isu-isu terkini. Sebagai mahasiswa yang memiliki pengetahuan tentang ilmu politik, penting untuk mendiskusikan fenomena atau isu terkini terkait dinamika politik bangsa. Salah satu isu tersebut adalah terjadinya kisruh dualisme kepemimpinan di tubuh Partai Demokrat. Garis besarnya, Partai Demokrat memiliki dua kubu yang saling klaim dan berseteru, yaitu kubu Agus Harimurti Yudhoyono yang secara sah diakui negara merupakan Ketua Partai Demokrat, dan kubu Moeldoko yang masih menjabat sebagai Kepala Kantor Staff Kepresidenan RI. Dalam diskusi tersebut dibahas mengenai berbagai faktor yang melatarbelakangi mengapa konflik dualisme dalam tubuh partai politik seperti ini dapat terjadi. Lalu dibahas juga mengenai apa saja dampaknya bagi elit hingga masyarakat luas, apakah hanya sekadar tontonan atau malah dapat merubah arah kebijakan. Diskusi berlangsung sangat menarik sebab para pengurus secara aktif menyampaikan pandangan dan saling bertukar pendapat tentang isu tersebut.

Pelatihan berupa inputing dan labeling berhasil dilaksanakan pada pertemuan pertama dan juga dilanjutkan dengan proses shelving beberapa buku. Tindak lanjut dari perpustakaan mini adalah kegiatan penataan buku Laboratorium PKnH, baik yang sudah terdata maupun buku-buku baru yang dimiliki Laboratorium PKnH. Untuk mempercepat proses inputing, pengurus Laboratorium PKnH menggunakan perangkatnya masing-masing dan membagi buku-buku yang akan di input.

Wed, 2021-10-13 13:08

Wed, 2021-10-13 13:06

Wed, 2021-10-13 13:10

Fri, 2021-11-12 21:13

Laboratorium Pendidikan Kewarganegaraan dan Hukum UNY telah melaksanakan rapat internal dengan agenda musyawarah penentuan susunan ketua harian, kepala, dan anggota di setiap bidang dalam periode kepengurusan 2020-2021. Rapat internal tersebut dilaksanakan pada Rabu, 02 Desember 2020 di dua tempat secara tatap muka terbatas dan virtual. Rapat dipandu oleh Awang Nakulanang secara tatap muka terbatas yang dilaksanakan di Laboratorium PKNH UNY dengan diikuti secara virtual oleh pengurus Laboratorium PKNH lainnya melalui Ruang Virtual Googlemeet. Musyawarah yang dilaksanakan dengan dihadiri oleh hampir seluruh pengurus laboratorium PKNH dan mendapat arahan langsung oleh Kepala Laboratorium PKnH, Ibu Chandra Dewi Puspitasari, S.H., LL.M. tersebut menghasilkan kesepakatan bahwa terpilihlah Awang Nakulanang (PKnH 2017) sebagai Ketua Harian yang kemudian digantikan sebab telah menyelesaikan studinya oleh Syifa Alkautsar (PKnH 2017). Heri Cahyono (PKnH 2018) dan Aland Aryaguna (PKnH 2019) juga terpilih sebagai Ketua Harian I dan Ketua Harian II. Sekretaris I dan II masing-masing dijabat oleh Isna Nur Hudatul Hasanah (PKnH 2017) dan Anis Samchati (PKnH 2018), serta Kusmiatun (PKnH 2018) terpilih sebagai Bendahara. Bidang Media dan Jaringan dikepalai oleh M. Muslim Hidayatulloh (PKnH 2017) yang kemudian digantikan oleh M. Charis Azizur R. Z. (PKnH 2018) sebab telah menyelesaikan studinya, dengan Shanandra Agna G. (PKnH 2018), dan Ahmad Bahtiar (PKnH 2018) sebagai Anggota. Endi Sukarno (PKnH 2018) mengepalai Bidang Program dengan beranggotakan Bimo Laksono (PKnH 2018), Nia Sari (PKnH 2018), Hidayah Nur Fatimah (PKnH 2019), Arif Surya Volta (PKnH 2019), dan Fathul Laili K (PKnH 2019). Terakhir, Muhammad Agung Nugroho (PKnH 2019) terpilih sebagai Kepala Bidang Riset dan Kearsipan bersama dengan Daffa Fakhri Maulana (PKnH 2018), Ratih Yolanda Aprilia (PKnH 2018), Agustina Olivea (PKnH 2019), dan Sunarwi (PKnH 2019) masing-masing sebagai anggota.

Updated: 4 days 17 hours ago

Pelatihan mini perpustakaan Laboratorium PKnH merupakan pelatihan bagi pengurus Laboratorium PKnH UNY untuk mengelola koleksi buku-buku yang dimiliki oleh Laboratorium PKnH UNY, berupa kegiatan inputing, labeling, dan shelving. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang diskusi Laboratorium PKnH, Gedung IsDB lantai 2 dan dilakukan secara bertahap yaitu pada 29 Februari 2020, dan 16 Juli 2020. Pelatihan mini perpustakaan Laboratorium PKnH yang kedua seharusnya dilaksanakan pada bulan Maret, namun dikarenkan terhalang Pandemi Covid-19 yang mendadak, maka pelaksanaannya diundur menjadi 16 Juli 2020. Pelatihan ini dipandu oleh Rokhma Nuzul Indraswari, Murtadho yang merupakan mahasiswa jurusan Ilmu Perpustkaan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Wed, 2021-10-13 12:51

Wed, 2021-10-13 13:01